Sinkronisasi Kurikulum Mata Pelajaran Produktif Integrasi Dengan Du/Di, sebagai masalah yang Trending Topik ditahun pelajaran 2017/2018

Sinkronisasi Kurikulum Mata Pelajaran Produktif




Assalamualaikum Wr. Wb.


Pada tanggal 11 Juli 2018, saya beserta teman - teman yang ada di BLC Telkom Klaten, diajak oleh Mbah Suro Dhemit untuk pembahasan masalah yang sedang Trending Topik, masalah yang sedang dibahas oleh berbagai sekolah dan lembaga pendidikan. Dan untuk itu, kami diajak membahas agar tahu permasalahannya dan bagaimana penyelesainnya. Berikut ini adalah pembahasan kami:

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pemeblejaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi didrinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Dan pendidikan dasar di Indonesia dimulai dari usia 7 sampai 15 tahun, dan sesuai UU No 20 tahun 2003. Bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu dan berhak mendapat kesempatan yang sama untuk meningkatkan pendidikan sepanjang hayat.
Dan dalam Trisakti dan Nawacita sudah tertera bahwa pendidikan merupakan suatu revolusi karakter bangsa dan memperteguh Kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial



PENYELARASAN KURIKULUM SMK DAN DUNIA KERJA (DUNIA USAHA/INDUSTRI)


Dalam Krisis Multi Dimensi ada beberapa macam, dan dalam krisis multi dimensi itu terdapat Krisi Tenaga Kerja, dan juga ada Implikasi krisis tenaga profesional, diantaranya ada :
1. kualitas pekerjaan buruk
2. produktifitas kerja buruk 
3. in-efesiensi kerja
4. tenaga kerja murah
5 kepercayaan investasi lemah
6. pencemaran lingkungan meningkat
7. kemajuan IPTEKS lambat
dan dalam hal ini SMK sebagai wadah pelajar yang siap terjun kedunia kerja juga mengatakan bahwa semua tak pernah lepas dari siswa itu sendiri, karena pada dasarnya dari siswa itu sendiri.

Dalam pertemuan ini kami disuruh untuk mengungkapkan masalah kita dan bagaimana cara menyelesaikannya. Dan kita disuruh untuk mengungkapkan pendapat kita masing masing mengenai masalah pendidikan saat ini.
Dan setelah itu kita lebih dapat memahami bagaimana keadaan kependidikan saat ini, karena sekarang banyak anak remaja dan anak pelajar lebih mengutamakan kesenangan diri masing masing dari pada masa depan negara yang semakin diatas abang batas.Sedangkan negara dan banyak industri kerja yang mengandalkan anak remaja, anak pelajar terutama pelajar SMK untuk membangun negara yang lebih maju. Maka dari itu kita sebagai generasi muda wajib memiliki kepribadian dan karakter yang baik untuk mambangun negara ini, bukan cuma generasi muda yang hanya memikirkan bagaimana kesenangan diri karena enak abot nom krimbang abot tuwo

Demikian post saya kali ini dan semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Wr. Wb

Comments

Popular posts from this blog

CIDR dan VLSM Subnetting

Penerapan Linux dalam Kehidupan Sehari - hari

Supernetting